Tampilkan postingan dengan label BUAT MAMA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BUAT MAMA. Tampilkan semua postingan

I love mom

12.22.2008


Hari ini, aku pusing mau posting apa sebagai persembahan di hari ibu. Semua orang telah menulis dan memposting tulisannya tentang kasih sayang ibu. Jadi bingung nih. Otakku nggak bisa berpikir. Mungkin aku terlalu banyak dosa sama ibu. Aku mencoba membayangkan kapan terakhir aku mencium tangan ibu. Aku tidak ingat lagi. kapan yah?

Terakhir mencium tangan ibu adalah ketika aku mau berangkat ke Makassar setelah libur Ramadhan. Ternyata sudah lama aku tidak mencium tangan ibu. Apalagi memeluknya. Nyaris hampir tidak pernah.
Jadi iri kalau dengar cerita temanku tentang ibunya. Setiap hari dia merindukan ibunya. kalau ada pulsa pasti dia telepon ibunya ke kampung. Kalau aku? Bisa di hitung jari frekuensi nelpon ke rumah,itu pun tidak langsung mencari ibu, tapi mencari bidadari kecilku. Sekarang aku baru sadar. Mungkin ini adalah hikmah hari ibu bagiku. Aku hanya bisa berkata : I love mom, U are my hero. Kasih sayangmu sungguh tak terbatas.
Maafkan anakmu ini. Doa'kan semoga anakmu ini sukses sebagaimana harapanmu ketika aku berangkat pertama kali ke Makassar untuk menuntut ilmu.
ibu, aku menyayangimu...........

' Image Hosted by UploadHouse.com


KANGEN MAMA

12.11.2008

Tulisan ini aku tulis 4 hari setelah hari Raya Idul Adha 1429 H. Tiba- tiba saja aku kangen sama Mama (aku biasa iri kalau dengar anak kecil manggil Ibunya dengan sebutan Ummi). Yah…. Lebaran kali ini, aku tidak bersama keluarga

Walaupun kampusku di liburkan, aku memilih untuk tidak pulang kampung, sebagaimana “ritual” teman-teman kampusku. Alasannya cukup sederhana dan merupakan kendala yang utama. Menjelang libur, aku lupa minta kiriman sebagai ongkos pulang kampung.Secara kebetulan juga, persediaan kasku lagi kering(bukan lagi menipis seperti badanku yang sering di komentari orang).Sungguh tragis (tapi keadaanku tidaklah terlalu tragis di bandingkan dengan saudara-saudaraku yang di bantai di Palestina oleh Yahudi terlaknat). Yang lebih menyedihkan lagi, pulsaku habis , sehingga tidak dapat melakukan komunikasi dengan keluarga terutama mama pada hari raya Idul Adha. Maafkan aku mama, di hari raya kali ini, aku tidak dapat mencium tanganmu yang lembut itu. Aku ingin pulang dan memelukmu tapi apa daya, aku hanya termenung membayangkan wajahmu yang penuh kasih.
Mama, maafkan aku. Uhibbuki ma fillah. I miss U mom.
(Al Azhar, MKS. 11 Desember 2008)

 
 
 

SEKEDAR INFO

di blog yang sederhana ini ternyata:

buah torehan telah ditulis
buah nasehat telah masuk


KOMENTATOR

Widget by

KOMENTAR TERAKHIR

VIA:

 
Copyright © Diary Aktivis