Oleh : lisman Suryanegara
Suatu hari saya datang ke kantor shiyakusho (kantor pemda) Kyoto untuk mengurus dokumen kependudukan. Dokumen tersebut diperlukan sebagai syarat administrasi sewa rumah di daerah Rokujizo, Jepang.
Saya sangat terkesan saat berhadapan dengan petugas shiyakusho, yang notabene adalah pegawai pemerintah (PNS). Ketika itu, saya minta sertifikat kependudukan lima lembar untuk lima anggota keluarga saya. Petugasnya bilang "kenapa musti lima lembar? Ini kan bisa dijadikan satu saja".
Meski sebenarnya saya sudah diwanti-wanti oleh orang kantor perumahan agar bawa lima lembar, namun akhirnya saya menuruti usul pegawai shiyakusho tadi, karena lebih efisien, bayarnya hanya selembar saja yaitu 350 yen (Rp 40.000/lembar), itu penghematan sekali bila dibanding harus bayar lima lembar sertifikat.
Sekembalinya ke kantor perumahan, ternyata mereka tidak mau menerima dokumen yang saya bawa, karena jumlah dokumennya tidak sesuai dengan yang mereka perlukan. Kemudian petugas perumahan tersebut meminta saya kembali lagi ke kantor shiyakusho.
Sesampainya di kantor shiyakusho, petugas jaganya kaget melihat saya datang kembali. Kemudian petugas tersebut menelpon kantor perumahan. Dalam pembicaraan yang sempat saya dengar, dia mendebat orang perumahan mengenai persyaratan yang memberatkan warganya. Katanya, "kalau bisa dijadikan satu kenapa harus lima?" Menariknya lagi, dia bilang bahwa dengan meminta lima lembar sertifikat berarti akan memboroskan uang konsumen.
Diakhir pembicaraan, orang shiyakusho menang. Keputusannya adalah cukup satu lembar sertifikat saja dengan sedikit revisi. Setelah dicetak, petugas shiyakusho memberikan dokumen baru tersebut pada saya secara gratis. Saya bersyukur karena biaya yang dikeluarkan akhirnya jadi berkurang.
Ada yang membuat saya kagum, ketika pamit dari kantor shiyakusho, petugasnya meminta maaf sambil membungkuk beberapa kali karena telah membuat saya dua kali datang ke kantor tesebut.
Saat itu saya tertegun. Ini pegawai shiyakusho sangat "luar biasa". Dia telah membantu saya habis-habisan, namun malah minta maaf pada saya. Sebenanrya dia bisa saja menuruti kemauan dari orang perumahan dengan mencetak sertifikat lima lembar. Urusannya akan jadi cepat beres, tidak perlu menelpon, tidak perlu berdebat dan pemasukan buat kantor shiyakusho akan lebih banyak.
Itulah yang ada dibenak saya seandainya saya ada di posisi dia. Tapi di luar dugaan, ternyata dia tidak begitu, dia lebih memilih untuk membela kepentingan warganya sampai berhasil. Bagi dia, tanggung jawab sebagai pamong yaitu "pelayan masyarakat" harus dikedepankan dan ditunjukkan pada saat seperti itu.
Pembaca yang budiman,
Sulit rasanya menemukan orang yang seperti petugas shiyakusho tadi, di negeri kita tercinta yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Sering kita jumpai, hal-hal yang harusnya gampang malah dipersulit, sehingga urusan menjadi panjang dan memakan biaya besar. Padahal Rosululloh telah bersabda "permudahlah urusan orang, jangan dipersulit!"
Hari itu saya mendapatkan pelajaran "arti sebuah tanggung jawab" dan bagaimana menjadi seorang pelayan masyarakat yang baik. Semoga kita bisa menjadi orang yang bertanggung jawab dalam menjalankan tugas/amanah. Selebihnya, mudah-mudahan kita bisa membantu dan mempermudah urusan orang lain.
Amien.
Diposting oleh Berawal dari kerendahan Hati di 14.56 0 komentar
Makassar, 30/11-Partai Keadilan sejahtera (PKS) Kota Makassar, Ahad-30 November 2008 mengadakan pembekalan bagi seluruh caleg PKS Kota Makassar beserta Caleg PKS Sulsel daerah pemilihan Makassar. Acara ini berlangsung di media Center PKS Ruko Ramayana Jl. A.P.Pettarni. Sekitar 70 calon anggota legislatif ikut dalam pembekalan ini. Turut hadir Ketua DPW PKS Sulsel Ust.Najamuddin Marahamid, MA, Ketua PKS Kota makassar Muh.Taslim serta Arqam Azikin yang juga caleg PKS sari dapil 4 Sulsel dan Humas DPW Zulkifli Muis.
tampilan selebihnya di sini
Dalam arahanannya, ketua DPW PKS Sulsel Ust.Najamuddin Marahamid memberikan motivasi bagi caleg untuk bekerja maksimal memenangkan Partai dakwah ini. "PKS tidak membatasi bagi caleg untuk melakukan sosialisasi, silakan memasang baliho ataupun alat peraga lainnya akan tetapi jauh lebih efektif jika kita turun langsung menyapa masyarakat, mendegar langsung keluhannya dan sekaligus kita menyampaikan visi partai ini dan apa yang kita akan perjuangkan nantinya". Kata najamuddin.
Najamuddin menambahkan, "Jika nantinya rakyat mempercayakan kita untuk menjadi legislator, maka kita harus memegang tegug komitmen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat. sekarang ini cita anggota dewan sangat buruk karena kasus korupsi, kasus asusila, gaya hidup mewah dan banyak perilaku kurang baik yang diperlihatkan anggota dewan. Alhamdulillah aleg PKS bersih dari kasus korupsi dan suap karena Aleg PKS itu (Pantang Korupsi dan Suap). PKS menerapkan kontrol yang ketat terhadap kinerja dan perilaku anggota dewan. PKS juga menginstruksikan seluruh caleg untuk membantu dalam pengungkapan penyelewengan yang terjadi baik di legislative maupun di eksekutif.
Dalam penentuan menjadi caleg, PKS juga sangat ketat dalam memverifikasi calon anggota legislatif dan alhamdulillah tidak yang bermsalah ijazah palsu, tidak ada laporan masyarakat terkait caleg kita. "Diakhir penyampainnya, ust najamuddin kembali mengingatkan para caleg komitmen Pantang Korupsi dan Suap sebagai branding caleg PKS.
Sementara itu, Zulkifli Muis menjelaskan peran media sebagai mitra parpol untuk mengawal demokrasi. "Kita harus sinergi bersama dengan media untuk memberikan pendidikan politik bagi masyarakat", tegas zulkifli. "kita selayaknya membantu media untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan terkait kinerja, penganggaran APBD, kebijakan serta peraturan daerah yang dibuat agar masyarakat bisa mengetahui perwakilan mereka di dewan sedang memperjuangkan aspirasinya", kata zulkifli. Diakhir pertemuan, semua caleg menandatangani kontrak politik untuk Pantang Korupsi dan Suap (PKS).
Muh. Ilham (Tim Media PKS)
Diposting oleh Berawal dari kerendahan Hati di 11.55 1 komentar
INILAH.COM, Jakarta – PKS membantah isu yang menyebut adanya Ketua DPC partai itu di Indramayu, Jawa Barat, yang melakukan pemerkosaan terhadap seorang siswi SLTP. Isu itu dianggap hanya politisasi menjelang pemilu legislatif.
Hal itu ditegaskan Ketua DPP PKS Mahfudz Shiddiq kepada INILAH.COM, Kamis (5/3) malam. “Berita kasus pemerkosaan di kecamatan Cantigi, Indramayu, yang dilakukan oleh ketua DPC PKS hanyalah isapan jempol dan dipolitisasi pihak tertentu,” katanya, dalam pesan singkat yang dikirimkannya.
Dipaparkannya, dalam beberapa waktu belakangan, beredar selebaran fotokopi kasus tersebut dan ditempelkan di tempat-tempat umum. Bahkan, selebaran-selebaran itu dijaga oleh ormas pemuda yang berafiliasi ke salah satu parpol besar di Indramayu.
Kejadian sebenarnya, jelas Mahfudz, sejumlah pemuda menggelar pesta miras dan seks. Salah seorang pelakunya adalah Roy, simpatisan PKS yang baru bergabung sebulan ini. “Jadi Roy bukan kader, bukan ketua DPC dan bukan pula caleg PKS,” beber Mahfudz yang juga Penasihat DPD PKS Kabupaten Indramayu itu.
Masyarakat di sekitar Cantigi menyangsikan terjadi aksi pemerkosaan. Karena pesta miras dan seks bebas biasa terjadi di daerah itu.
Dugaan politisasi kasus ini, papar Mahfudz, karena beberapa waktu sebelumnya DPD PKS Indramayu melaporkan Bupati Indramayu Yance ke Panwaslu, atas dugaan pelanggaran pidana pemilu. “Panwas Kabupaten Indramayu sudah mengeluarkan surat teguran kepada dia,” papar Ketua FPKS DPR ini.
berbagai isu hampir selalu simpang siur mewarnai dunia perpolitikan PKS, sebagai PARPOL yg cukup fenomenal PKS harus selalu siap dengan resiko apapun yg akan menimpanya. akan tetapi yg perlu diingat bahwa, dengan keberadaan isu-isu baik yg negatif maupun pisitif hendak menjadi bahan bakar bagi para kader untuk melakukan yg terbaik, karna dengan merebaknya isu menjadi pertanda bahwa masyarakat tidak pernah meninggalkan partai ini.

Diposting oleh selalusemangat di 19.05 0 komentar
Label: PARTAI KEREN )I( PKS
Tentang tips blogger lagi nih. Postingan ini terinspirasi ketika blogwalking ke beberapa blog. Setelah aku perhatikan, ada beberapa blog yang memasang widget jam PKS. Tapi kok tampilannya sama? Atau memang widget itu di ambil dari sumber yang sama? Untuk lebih jelasnya lihat jam PKS yang ada di blog ini. Yah... seperti itulah widget yang aku maksud. Sebagai blogger pemula yang lagi belajar, aku berusaha mencari inovasi untuk tampilan widget jam PKS. Akhirnya, aku bisa menemukan 1 tips (may be masih banyak tips yang lain) untuk tampilan widget jam. Sebagai ungkapan terima kasih kepada rekan-rekan blogger dan netter yang sering berkunjung ke blog ini, aku akan berbagi tips memasang tampilan widget jam PKS yang terbaru. Mau? Sebelumnya, aku tak bosan-bosanya mengingatkan bahwa pemilu tanggal 9 April, parpol nomor urut 8 itu PKS, sudut kanan atas kertas suara. BLOG INI BERISI TOREHAN SEDERHANA PARA AKTIVIS DA'WAH, MOHON MASUKAN REKAN_REKAN BLOGGER DAN NETTER.HAPPY BLOGGING
Lanjut....!!!
Hasil tampilan widget jam PKS ini bisa di lihat di sini
Oke, langsung saja kita mulai tutorialnya.
1. Langsung ke sini
2. Klik Now !!! upload your photo and make your own myspace clock
3.Tunggu beberapa saat, maka akan muncul model jam dinding,silahkan cari bagian open klik itu untuk mencari gambar dari file komputer sebagai background Jam nantinya (kalau tidak punya gambar-gambar PKS, silahkan coba gambar-gambar yang ada di sini
4. Langkah berikutnya, silahkan atur sendiri model angka yang di gunakan, model jarum jamnya serta warnanya.
5. Setelah selesai, klik code untuk javascriptnya.
6. Login ke blogger, pilih tata letak >>> add gadget >>> HTML/java script
7. Copas kode yang di ambil pada langkah 5 di atas.
8. Kemudian save/simpan
Anda juga bisa mengganti gambar dengan gambar yang di sukai contohnya di sini 
Diposting oleh H45 di 15.27 0 komentar
Label: Pengalaman ngeblog









