WE ARE NEED PREPARATION

7.31.2009


Untuk mewujudkan impian kita, tentunya ada beberapa tahapan-tahapan yang harus dilalui. Tahapan-tahapan ini tidak pernah sunyi dari yang namanya tantangan dan kendala. Disitulah letak ujiannya dan ini sudah merupakan sunnatullah. Sebelum akhirnya didaulat, kita akan uji kelayakan dan kepatutan dulu (fit & proper test). Contoh yang paling sederhana yaitu gelar Sarjana. Tidak semua kita bisa menyandang gelar tersebut bila belum memenuhi persyaratan yaitu melelui beberapa tes sebagai tolak ukur kemampuan kita.

Begitulah hakikat sebuah tujuan, butuh ujian dalam meraihnya. Sebagaimana telah kita ketahui, hakikat penciptaan jin dan manusia semata-mata hanya untuk beribadah kepada AllahAzza wa Jalla, tujuan kita untuk menyandang gelar ketaqwaan, minimal orang beriman. Dan yakinlah kita akan diuji, apakah kita layak dikatakan orang beriman. Allah berfirman dalam QS Al-Ankabut: 2-3

2. Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?

3. dan Sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, Maka Sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan Sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.

Kenapa kita di uji? Allah pun menjawabnya dalam QS. Al-Mulk: 2

supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.

Nah…, yang jadi persoalan disini adalah, bagaimana kita berhasil menjawab tantangan tersebut agar bisa lulus melewati ujian itu dengan selamat dan sukses. Bagaimana mengatasai kendala-kendala yang mungkin saja menghambat pencapaian tujuan kita. Dari semuanya ini, hanya satu jawaban yang paling tepat. Apa itu?

PERSIAPAN

Kenapa?

Karena persiapan itu ibarat perisai dalam perjuangan yang nantinya akan melindungi kita dari serangan-serangan sehingga kita tidak langsung roboh dengan sekali hempasan. Persiapan membuat kita tidak gampang goyah dengan serangan yang bertubi-tubi. Kalaupun akhirnya kita jatuh, sakitnya tidak akan terlalu terasa. Dan juga dengan persiapan, Insya Allah kita bisa memaksimalkan tingkat pencapaian kita. Hasilnya tidak akan hancur-hancur amat, tidak mengecewakanlah, Insya Allah. Karena kita telah berusaha untuk mengantisipasi semuanyasejakm awal.

Apa yang harus kita persiapkan? Ada 3 elemen penting: Ruhiyah, Aqaliyah dan Jasadiyah. Didalamnya meliputi Aqidah, Niat yang suci, ketulusan, komitmen, de es be, de es be.

Begitu pentingnya persiapan ini, Allah SWT mengabadikannya dalam Al-Qur’an denga firman-Nya pada QS. Al-Hasyr: 18

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah Setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Sudah jelas kan teman-teman?

Ya, di tiap lini kehidupan ini segala sesuatunya butuh persiapan yang matang.

So…Persiapkan dirimu Sobat.

Bentar lagi Ramadhan, apa persiapan kalian???

Tamu Agung butuh persiapan matang loh….

BERSIAP-SIAGALAH!!!

(afwan ya…. Banyak sekali kita-kitanya bela, tapi jangan sampai sobat sekalian bilang seperti ini: “Kita??? Elu aja kaleee, gue enggak! Toengggg,,,,)


Image Hosted by UploadHouse.com


NASYID FAVORIT

7.30.2009

Hai Sahabat
Munsyid : Izzatul Islam

Luruskanlah niatmu... hai Sahabat
Membina ummat menggapai hidayah
Tetapkanlah langkahmu... hai Sahabat
Tapaki jalan perjuangan

Dan debu-debu jadi saksi
Peluh dan darah menghias diri
Kan tetap setia pada janji
Hingga kemenangan atau kesyahidan
Kan kau raih... nanti

Teguhkanlah jiwamu... hai Sahabat
Usah kau ragu dengan janji Rabb-Mu
Melaju menderu tanpa jemu
Runtuhkan barisan musuhmu

Makar kedzoliman kian menghujam
Menggoyahkan sendi kebenaran
Bangkitlah wahai para pejuang
Satukan tekadmu hadapi musuhmu
Ayo maju...maju...maju!!!!

Tetapkanlah langkahmu.. Hai Sahabat
Tapaki jalan perjuangan


Image Hosted by UploadHouse.com

KAKAKKU, HARI INI KAU JADI BAPAK

7.29.2009

Maafkan adikmu ini, terlambat mengetahui berita gembira itu. Ba'da dhuhur hari ini, aku baru tahu setelah mendengar cerita teman-teman. Bahagia...itu yang pertama kurasakan kakakku.Ternyata hari ini, kau telah jadi Bapak. Walaupun selama ini, kau memang telah jadi Bapak untuk anak-anak IDEOLOGISmu, tapi hari ini, Allah mengaruniakan anak BIOLOGIS kepadamu.

Kakakku,
Ini adalah anugerah terbesar yang diberikan Allah di akhir bulan ini. Semoga rasa syukur dapat mengimbangi nikmat itu.
Selamat kakakku, semoga putramu kelak mewarisi nilai-nilai kebaikan yang selama ini kau tanam kepada anak-anak IDEOLOGISmu.Semoga, kelak dia juga perindu syahid seperti dirimu. Hanya ini yang kuberikan di hari yang bahagia ini.Barakallahu fiik.

(tulisan ini di dedikasikan untuk Ust. Jumadil Muhammad, SS)
Image Hosted by UploadHouse.com

HARAPAN TINGGAL KENANGAN.....

7.27.2009

Jika mulut tak dapat lagi bicara

Jika kata tak lagi bermakna

Jika kaki tak dapat lagi melangkah

Lalu apa yang tersisa ?


Ketika mimpi tidak akan pernah menjadi nyata

Ketika harapan tinggal kenangan

Ketika janji hanya pemanis bibir belaka

Lalu apa yang harus kulakukan ?


Image Hosted by UploadHouse.com

(Senin, 27/07/09 16:04)

 
 
 

SEKEDAR INFO

di blog yang sederhana ini ternyata:

buah torehan telah ditulis
buah nasehat telah masuk


KOMENTATOR

Widget by

KOMENTAR TERAKHIR

VIA:

 
Copyright © Diary Aktivis